Rabu, 17 Agustus 2016

FOTO TERBAIK GUNUNG MERBABU

14 Agustus kemarin akhirnya saya ikut serta dengan teman untuk nanjak ke gunung merbabu, perjalanan yang melelahkan karena hari jumat jam 5 sore saya baru pulang kerja dan langsung berangkat ke rest Area 57 Cikampek janjian dijemput di rest area tersebut.

tidak lama menunggu selepas shalat magrib di mesjid yang ada di rest area 57 itu teman saya dari jakarta pun datang. 5 orang teman sudah ada didalam mobil, saya langsung masuk dan berbaur dengan mereka. meskipun sebenarnya  baru kenal dengan 4 orang yang baru itu (read : teman dari teman) dan 1 orang memang sudah kenal dan pernah hiking bareng ke gunung sumbing sebelumnya.

perjalanan menuju merbabu dimulai dengan menyusuri tol cikampek-cipali... hingga keluar tol brebes timur yang terkenal itu... haha..

Foto : Perjalanan di Tol Cipali

sekitar daerah boyolali jalanan sudah mulai menanjak dan menurun, ditambah cuaca yang hujan gerimis, waktu menunjukan jam 4 pagi dan kami masih diperjalan didalam mobil....kondisi jalan ternyata tidak semulus yang dibayangkan. banyak mobil truck pengangkut pasir dan mobil2 pengangkut sayur disana. ditambah dibeberapa titik jalanan sedang diperbaiki dengan cara di cor sebelah jalan, sehingga antrian mobil lama diperjalanan. beberapa titik jalan juga sulit dilalui saat hujan. Hingga kami harus turun mobil dan mendorong mobil. Menjelang jam 6 pagi kami sudah mulai dekat dengan basecamp merbabu, patokannya sih kalo udah ada polsek selo tinggal belok keatas dan ada petunjuk arah ke basecamp.

kondisi jalan memang sempit, hanya cukup 1 mobil sehingga harus hati2 juga saat melewati jalan, harus rajin2 klakson. sekitar jam 7 pagi tanggal 15 Agustus kami sampai di basecamp dan cuaca masih diguyur hujan. 

Kami lanjut parkir mobil dan melengkapi persyaratan registrasi dan simaksi masuk kawasan gunung serta sarapan secukupnya. hujan ternyata tidak berhenti kami pun lanjut istirahat mengingat perjalanan dari jakarta lumayan melelahkan. Sekitar jam 12 siang cuaca mulai membaik dan cerah, akhirnya kami memulai perjalanan menuju merbabu. dengan kelengkapan yang telah disiapkan sebelumnya kami pun memulai perjalanan dengan berdoa bersama dan tentunya berfoto.hehe.

Foto : Gerbang basecamp Selo (Merbabu)
Perjalanan pun dimulai dengan menyusuri hutan dengan pepohonan yang cukup rindang, cukup landai namun terkadang menanjak dan kondisi jalan lumayan licin. sesekali saya dan teman melihat peta jalur yang akan dilalui, agar gak kesasar juga... haha

Foto : Jalur pendakian Merbabu
Perjalanan terus berlanjut melewati tanjakan dan sesekali diatas pohon kita bisa melihat primata-primata lucu yang sedang melintas. Di pos 1 Dok malang secara kebetulan saya bertemu dengan seorang pelari asal magelang tapi lupa namanya, dia sedang trail running persiapa perlombaan. dan gak tanggung2 doi latihan ngetrail dari merapi ke merbabu, wow... luar biasa. Secara kebetulan saya memakai baju indorunners sehingga dia tahu bahwa saya juga suka lari.... haha padahal pelari amatir. untuk mengabadikan momen kami pun ambil foto di pos tersebut.

Foto : Kiri pelari amatir, kanan pelari beneran haha....
Perjalan berlanjut dan kondisi sudah memasuki vegetasi savana2 dan tidak begitu banyak pohon. 

Foto : Masuk Vegetasi, sebelum pos 3
sekitar jam 16.30 kami sampai di pos 3, disana sudah banyak orang mendirikan tenda, karena memang kondisi semakin gelap dan udara bertambah dingin serta angin semakin kencang. dikhawatirkan hujan akhirnya kami pun mendirikan tenda di pos 3 ini.

Foto : Narsis di pos 3 Batu Tulis
Setelah mendirikan tenda kami istirahat, masak, dan makan malam bareng, dilanjut istirahat. Target awal jam 2 pagi akan summit dan ternyata hujan.... haha.... akhirnya kami tidur kembali hingga jam 10 siang hhaha.....

Foto : Makan2, ngopi2....haha
ya....harusnya jam 2 pagi udah start perjalanan muncak, namun karena hujan terpaksa tiduran sampe jam 10 siang.... haha. Jam 10 siang akhirnya kami muncak walau diselimuti kabut namun  tetap oke....

Foto : Perjalanan ke puncak (Sabana 2)
Perjalanan ke puncak ternyata masih jauh dan melewati beberapa tanjakan dan turunan yang lumayan haha.... cuaca terkadang cerah terkadang berkabut, tapi cukup indah kok lumayan......


Foto : Perjalanan ke puncak

Foto : Batu tumpang

Foto : Puncak

dan akhirnya sampai puncak... Alhamdulilah. itulah perjlanan kali ini.mudah2an perjalanan selanjutnya lebih menyenangkan . see u .....


Categories: , , , , , , ,

Minggu, 21 Februari 2016

Eksotisnya Gunung Lawu

Gunung yang berbatasan antara jawa timur dan jawa tengah ini memang sangat terkenal akan keindahannya dan menjadi salah satu gunung yang wajib didaki oleh para pendaki. Selain pemandangan yang indah yang paling fenomenal digunung ini adalah keberadaan warung Mbok yem disalah satu puncak lawu.

Karena review perjalanan mendaki gunung lawu terlalu mainstream dan banyak juga yang ngebahas, kali ini saya akan membagikan moment perjalanan lewat foto-foto saat perjalanan.
Bermodalkan camera smartphone xiaomi Redmi 2, kali ini saya ambil beberapa view saat  mendaki gunung lawu, berikut hasil jepretannya :


Foto : Matahari terbit digunung lawu

Foto : Para Pendaki Sedang Menikmati Pemandangan Lawu
Foto : Salah satu bukit di dekat puncak Lawu
Foto : pos 4 menuju puncak lawu

Foto : Puncak Lawu
                                                                       Foto : Pemandangan kaki gunung lawu




Foto : Bunga Edelweiss


Foto : Lokasi Camping Lawu



Itulah beberapa foto pilihan hasil jepretan digunung lawu, walau fotonya amatiran, tapi tidak begitu buruk untuk sebuah foto perjalanan yang menyenangkan. #BersyukurTANPAjeda

Categories: , , , , , , , , , , , ,

Sabtu, 06 Desember 2014

Mending kerja back office atau outdoor?

Dunia kerja memang menjadi experience yang baru bagi seorang fresh graduate. Apapun bidang keahlian dan jurusan, bekerja sesuai passion menjadi hal yang diidamkan oleh seorang fresh graduate.

Pada dasarnya perusahaan mempunyai 2 bidang utama dalam organisasi, back office dan lapangan. Back office menekankan pekerja lebih fokus pada sistem proses perusahaan yang dalam hal ini tentu diperlukan keahlian dasar komputer. Sedangkan bagian lapangan lebih mengandalkan pengetahuan umum serta public speaking yang mendukung kinerja kerja.

Baik menjadi back office atau kerja lapang tentu saja ada kelebihan dan kekurangannya, hal ini kembali lagi kepada passion dari fresh graduate itu sendiri. Lantas apa saja pertimbangan yang harus diketahui sebelum masuk dunia kerja? Berikut pertimbangan penting antara back office dan kerja lapangan :

1.Gaji dan tunjangan

Baik back office ataupun kerja lapangan, tentu saja memiliki standar  gaji dan tunjangan yang berbeda. Dari segi gaji dan tunjangan tentu saja kerja lapangan lebih besar ketimbang back office. Hal ini dikarenakan kerja lapangan mempunyai resiko yang lebih besar daripada back office, baik itu resiko keselamatan, resiko kecelakaan, resiko kesehatan dan resiko lainnya. Sedangkan back office tentu resiko-resiko tersebut lebih kecil dan relatif aman karena full didalam kantor.

2.Fasilitas Kantor

Fasilitas kantor yang didapat back office mungkin hanya ruang kantor yang nyaman serta seperangkat komputer. Sedangkan kerja lapangan biasanya mendapat berbagai fasilitas seperti kendaraan, handphone, dan lainnya.

3.Jam lembur

Bagi back office jam lembur bisa menjadi penghasilan tambahan selain salary gaji utama diakhir bulan. Dengan salary lembur yang menjanjikan tentu saja sangat menguntungkan bagi back office. Lain lagi dengan kerja lapangan, biasanya tidak ada jam lembur. Walaupun kerja lapangan sampai 24 jam tidak akan dihitung lembur. Karena itu tadi, gaji dan tunjangan nya include dengan jam kerja.

4.Keadaan kingkungan kerja

Bagi pegawai back office, kenyamanan adalah segalanya. Keadaan lingkungan kantor yang nyaman, dilayani OB serta persediaan makanan di pantry, hujan dan panas matahari tidak masalah, menjadi nilai plus bagi pegawai back office. Sedangkan kerja lapangan tentu harus mandiri dengan kebutuhannya, hujan dan panas matahari menjadi beban tersendiri pula.

Jadi, sudah siap anda bekerja? Pilih back office atau kerja lapangan?

Jumat, 05 Desember 2014

Magang dulu apa langsung kerja ya?

Hal inilah yang selalu saya pikirkan (selain TA tentunya)disemester akhir masa perkuliahan. Walaupun sebenarnya baik magang  ataupun langsung kerja, sama-sama sulit. Sambil nyusun TA saya coba apply magang kebeberapa perusahaan yang lumayan ternama, walau hasilnya tidak terima.

Banyak faktor kenapa sulit diterima magang, pertama karena perusahaan tidak membutuhkan banyak anak magang, kedua karena peminat magang lumayan banyak. 3 Kali lebih saya gagal baik saat psikotes, diskusi kelompok maupun tes lainnya, maklum perusahaan ternama memang ketat.

Semakin mendekati hari sidang kelulusan semakin berdebar rasanya jantung. Bukan hanya karena masalah kelulusan, tp setelah lulus mau kemana? Dalam benak saya  bukan hanya sekedar lulus tentu saja, tp ada keberlanjutan setelah lulus.

Tepat  H-1 sidang kelulusan akhirnya ada satu perusahaan asuransi ternama yang mengundang interview. Kesempatan itu tak saya sia-siakan walaupun saya minta jadwal susulan interview karena hari esok harus sidang kelulusan.

Presentasi sidang sudah tak saya pikirkan saat itu, karena semua sudah disiapkan jauh-jauh hari, terlebih lagi TA sendiri masa gak hapal.

Akhirnya sidang berhasil dengan mulus dan lulus. Begitupun dengan magang, lulus dan lolos. Lantas berapa salary magang saat itu? Yaa... Cukup untuk hidup tapi gak cukup untuk gaya hidup.  Magang memang tepat bagi saya saat itu, itung-itung nunggu wisudaan 3 bulan berikutnya.

Yaaaa....singkat cerita saat magang tentu saja saya apply keberbagai perusahaan yang bibit bobotnya oke. Dengan modal nama magang di adira akhirnya beberapa perusahaan menerima, dan goal di satu perusahaan yang menurut feeling saya oke. Kini setelah jadi pegawai tentu saja sambil nyusun langkah selanjutnya...... Wirausaha

Semoga menginspirasi #HappyBlogging

Kamis, 04 Desember 2014

Sharing pengalaman pake BB3

Ini kali ke2 blogging via smartphone, kebetulan kerjaan lg longgar, system nya lg error.... He he . postingan kali ini sharing aja sih..... Beberapa hari ini gue make BB3 nih.... Biar BBM gue di android ada 2 dgn pin beda gt. Sebelumnya gue googling & review beberapa postingan temen cara pake 2 bbm di satu perangkat android, BBM3 lah solusinya...

Manfaat
Gue make bbm3 karena butuh bgt sih, berhubung udah kerja kan... Ada beberapa rekanan professional gt.... Jd Kayaknya musti bedain kontak bbm buat temen sama kontak bbm rekan kerja. Maklumlah gue sering posting & update status aneh takutnya atasanku baca kan keliatan ga professional.

Perbedaan
Perbedaan yg paling nampak emang dr segi icon... BBM3 ada angka 3 warna merah gt di iconnya..... Beda sama BBM biasa. kalo dr segi fungsi sih hampir sama cuma ga ada channel sama shop.....

Categories:

Rabu, 03 Desember 2014

Komunitas Lari Karawang (T Runner)

Ini kali pertama gue mosting blog dr smartphone, mumpung lg istirahat kerja nih, he he...... Postingan kali ini sekaligus informasiin aja buat teman2 yg hobby lari sekitar karawang, ada nih nama group d Facebook yg namanya T Runner, group ini konon katanya blm lama aktif. Malam tadi, rabu 3 desember 2014 pertama kali gue ikut lari bareng komunitas ini, cuma 5 orang yg hadir, tp tetep seru kok. Jd nambah byk temen lagi nih dikarawang.

Acara rutin larinya sendiri tiap rabu malam kamis, start point di tikum lapangan karangpawitan Deket lapang basket. Jd kalo temen2 sekitar karawang pengen sehat sambil seneng2, gabung aja.... He he. Oh iya.... Gue juga pelari pemula kok, jd jangan malu2 buat gabung. Lari kalo cuma sendirian emang gak enak yah, makanya gue ikut gabung, lutut kaki baru kerasa nih hari ini, maklum 4 bulan gak pernah olahraga lg..... Mudah2an aja acara mingguan ini gue jalanin dgn konsisten....

Banyak manfaat emang kalo kita rutin olahraga, gue sendiri kok yg rasain.... Apalagi bagi yg udah pada kerja... Mana ada waktu kan... Dikomunitas ini, selain lari jd lebih asik, kita juga bisa sharing berbagai hal, salah satunya kesehatan soalnya ada salah satu member profesinya dokter.. He he konsultasi gratisss....heehe....

Jadi lu orang gabung aja ya kalo mau ikutan.... Sekian aja deh postingan nya.... Ribet juga ngetiknya auto complete soalnya nih..... #MariLari

Categories:

Kamis, 10 Juli 2014

Facebook dan Komunitas di Bandung



Kota yang terkenal dengan semboyan kota kembang ini memang tak ada habisnya untuk dieksplorasi, mulai dari budaya, kuliner, wisata, bahkan komunitasnya terkenal dimana-mana. Berbagai komunitas lahir disini, baik komunitas yang berhubungan dengan sosial, olahraga, kesehatan, hiburan dan berbagai komunitas lainnya
Tak perlu bingung ketika ingin bergabung dengan salah satu komunitas yang ada di Bandung, dengan kecanggihan media sosial sebagai sarana informasi yang mendukung, kita dapat mencari informasi komunitas apapun yang ada di Bandung. Salah satu media sosial yang tentunya paling sering digunakan adalah facebook. Dengan fitur Grup pada facebook, dimanfaatkan komunitas dalam berinteraksi sesama anggota. Beberapa komunitas di Bandung yang memanfaatkan fitur Grup di facebook diantaranya:
1.      Indo Runners – Bandung
Grup facebook dengan anggota sekitar 604 orang ini merupakan para pecinta olahraga lari yang terbesar dibandung. Agenda lari yang dimulai di Yoghurt Cisangkuy ini rutin dilaksanakan anggotanya setiap hari selasa malam. Selain kegiatan rutin grup yang beralamat di https://www.facebook.com/groups/IRBDG/ ini juga saling share jika ada event marathon baik skala nasional maupun international.


Sumber: foto Grup Indo Runners – Bandung

2.      Komunitas Sepeda Bandung-KonSep B
Komunitas yang satu ini merupakan para pecinta dunia sepeda di Bandung. Berbagai event seputar gowes sepeda dibagi disini. Usia anggota dari komunitas ini pun variatif, mulai dari yang muda sampai tua bergabung. Ingin bergabung dengan grup ini? Searching saja grup nya di facebook.


Sumber Foto : Grup KonSep B
3.      Kampus Peduli Bandung (K-Ped Bandung)
Komunitas yang telah dirintis dari tahun 2007 ini bergerak dibidang sosial, dengan lebih dari 1000 anggota grup. Dengan bantuan dari berbagai pihak, kegiatan rutin komunitas ini diantaranya bakti sosial ke beberapa daerah, mentoring di beberapa panti, berinteraksi dan berbagi dengan anak jalanan Kota Bandung, serta membantu korban bencana alam di pedesaan. Walau pada awalnya anggotanya merupakan mahasiswa aktif di Bandung, namun kian hari komunitas ini makin dimati masyarakat Bandung pada umumnya. Sehingga kian hari komunitas makin berkembang hingga menghasilkan produk yang bernama Pondok Prestatif Indonesia (PPI) yang mana PPI ini menampung anak-anak kurang mampu dari berbagai daerah untuk disekolahkan di Bandung. 


Sumber foto : Grup K-Ped Bandung
4.      BPI Regional Bandung
Bagi yang suka jalan-jalan Backpackeran, wajib gabung dikomunitas satu ini. Grup ini merupakan hasil dari kopi darat pecinta Backpacker regional Bandung pada tanggal 9 Juni 2012 dan bagian dari keluarga besar Backpacker Indonesia. Di Grup ini anggota dapat saling sharing pengalaman Backpacker ke tempat-tempat seru sekaligus Backpackeran bareng dengan anggota lainnya saat musim libur tiba.


Sumber foto : Grup BPI Regional Bandung
      Itu dia beberapa Grup dari komunitas yang ada di Bandung, walaupun sebenarnya masih banyak komunitas lain yang ada di Bandung. Dengan grup facebook tersebut tentunya membantu komunitas dalam berinteraksi sesama anggotanya.

Heart Of Internship

Akhirnya nulis lagi, kenapa harus nulis? karena setiap peradaban akan hilang kalo gak ditulis, kata guru ane... nah postingan kali ini sih mau curhat, sukur2 bisa sharing pengalaman. kali ini ane mau sharing pengalaman magang di adira insurance cabang bandung....... cekidot......

berawal dari hari H interview......
ingat betul hari itu jum'at 27 2014, hari H interview magang di adira insurance bandung. tepat ditanggal itu juga ane lg ada jadwal sidang akhir di kampus...... jadinya galau juga waktu itu.... disatu sisi pengen bgt interview magang, disisi lain juga harus nuntasin sidang dulu...hadeuh.....jadwal interview hari itu jam 10an.... dan ane masih nunggu giliran sidang di jurusan.... wal hasil ane mikir kenapa gak negosiasi aja dulu sama HRD nya adira. akhirnya ane mutusin nelpon CS adira bandung dan minta disambungin sama yg nginterview anak magang.... disambungkan lah ane sama pak anto, yg katanya penanggung jawab masalah magang. Nah...dari awal percakapan sih ane udah nyangka kedengarannya ramah ni orang hehe... setelah menjelaskan duduk persoalan ane ga bisa interview sekarang terkait ane lg sidang akhir...... akhirnya pak anto memperbolehkan ane interview susulan di hari berikutnya, yaitu hari senin, hari kedua dibulan ramadahan....."padahal ane pengen mudik + munggahan dirumah" walhasil dirumah cuma 2 hari satu malem, minggu sore ane balik ke bandung, siap2 interview seninnya....

H-1 Interview SUSULAN.... 
minggu sore ane udah di bandung lagi ceritanya.....sedih juga sih, secara dirumah masih banyak makanan ,...hadeuuuhh....di kosan ane searching alamat kantor tempat interview besok......ane searching aja tuh di google...JLN.BKR NO.14 A setelah ketemu ternyata gak jauh2 amat pikir ane... tinggal 2 kali naik angkutan umum gitu.....

Hari H.....
Tepat sesuai janji dengan pak anto ditelpon pas hari jumat, ane datang jam 10an, terlihat kantor adira insurance cab.bandung saat itu lg direnovasi.... di depan pintu masuk ane tanya satpam, trus minta ketemu sama pak anto..... akhirnya dipersilahkan tuh ane nunggu di ruang tunggu. Stelah itu satpam nelpon pak anto dan pergi ngambil beberapa lembar kertas isian yg harus ane isi sebagai pelamar magang........ setelah beres ngisi ane kembali nunggu lumayan lama juga waktu itu....sampe2 ane bete sendiri tengok kanan kiri diruangan itu......selang beberapa jam kemudian datanglah pak anto menyapa..... rasanya muka pak anto pernah liat juga dimana gt.... dejavu ane waktu itu.... selanjutnya ane disuruh msk ruangan kosong .... dan di interview.... baru beberapa menit ngobrol datanglah 1 orang wanita bu erna namanya.... yg ternyata mau ikut interview juga...... interview nya sih santai, bu erna lebih mendominasi percakapan daripada pak anto.... dijelaskan juga nanti kerjanya gmana  dan salary yg didapatlkan berapa.... menurut ane sih kalo masalah salary yg didapat gak terlalu ane pikirin yg penting masuk magang dulu cari pengalaman aja sih.... akhirnya obrolan tersebut gak berlangsung terlalu lalu, hingga akhirnya pak anto dan bu erna merasa cukup untuk interview nya......akhirnya ane pamit dan pulang deh ke kosan......

Nunggu panggilan......
Hari selasanya, tepat setelah kemarin interview, memang blm ada kabar apapun..... dan dalam hati ane cuma bisa ngarep2 cemas.... masalahnya ane interview nya paling akhir dibanding kandidat lain yg di interview hari jumat.... tapi ya ane mencoba berfikir positif sambil banyak do'a juga hehe secara anak UIN :D ...... Selasa gak ada kabar tibalah hari Rabu, pagi itu sekitar jam 9 pagi, ane masih tidur pulas dikosan, maklum tadarusan ampe subuh hehe..... setengah sadar HP tiba2 bergetar, ane gak liat nomor, langsung diangkat aja dlm keadaan masih tidur..... setengah sadar ane terkejut juga ternyata panggilan dari CS adira insurance, si embaknya bilang besok sudah mulai hari pertama magang......wkwkkwkwk senangnyaa..... setelah telpon ditutup ane berkali2 mastiin itu bukan mimpi...hehe ane cek lagi panggilan masuk.....ternyata bukan mimpi.... yeyeyeye.... ini bener2 panggilan magang..... BERSAMBUNG ...........

Kamis, 19 Desember 2013

Gunung Gede Via Salabintana

Sebenarnya pendakian saya lakukan bersama tim bulan November lalu, lebih tepatnya tanggal 23 November 2013. Jika dulu saya pernah mendaki pangrango via Cibodas Cianjur, kini saya mendaki Gunung Gede via Salabintana Sukabumi. Gerbang masuk Gn.Gede via Salabintana memang tidak seramai gerbang Cibodas, dengan maksimal Quaota 100 orang, Salabintana kurang diminati pendaki dibanding gerbang masuk yang lain dikarenakan transportasi  yang masih minim.

Gambar : Gerbang Salabintana
Namun dibalik ketidak ramaian itulah yang menurut saya menarik, jika via Cibodas saat kita mendaki mungkin kita banyak berpapasan atau bahkan berbarengan dengan pendaki lain, tidak dengan Salabintana. Ketika tim saya mendaki via Salabintana November lalu, suasanya sangat sunyi dan sepi pendaki. Hanya ada 1 tim yang saya temui lewat jalur ini. Bagi pendaki yang lebih menyukai suasana yang sunyi mungkin cocok jika lewat gerbang salabintana ini, karena jalur pendakiannya pun masih alami, tidak seperti cibodas yang terlalu ramai menurut saya.


Gambar : Kondisi jalur pendakian masih alami
(beda sama cibodas)
Perjalanan dari gerbang Salabintana ke Surya kencana dikaki gunung Gede, bisa ditempuh dengan waktu normal 8-9 jam. Dipertengahan perjalanan, pendaki harus hati-hati terhadap gigitan pacet dan lintah, karena jalur ini melewati habitat pacet dan lintah. Beberapa teman termasuk saya juga kena gigitan pacet, namun jika kita waspada dan hati-hati hal ini bisa dihindari dengan cara, jangan berlama-lama istirahat, apalagi sampai tiduran ditengah perjalanan.

Tiba di Surya Kencana (kaki gede) kami beristirahat dan camp disana, cuaca pada tanggal tersebut kebetulan sedang cerah, terlihat jelas tumpukan awan dan kabut didepan mata, sangat indah dan membuat rasa lelah selama perjalanan menghilang seketika.

Gambar : Istirahat di Surya Kencana (kaki Gede)
Tanggal 23 November memang tanggal yang spesial karena sebelum mendaki saya membaca beberapa artikel bahwa pada tanggal tersebut meteor jatuh dan mencapai puncaknya. Benar saja, malam hari kami disuguhi pemandangan luar biasa dari surya kencana, langit seperti sedang hujan bintang dilangit, cuaca cerah membuat penglihatan malam itu jelas melihat meteor yang berjatuhan. Namun sayang moment tersebut tidak dapat diabadikan kamera, karena kameranya tidak memadai. 

Kami bangun subuh dan melaksanakan shalat subuh disana, sungguh moment indah ibadah dikaki gunung. setelah sarapan dan beres-beres, kami berangkat menuju puncak Gede, cuaca tanggal 24 November itu sangat cerah, diawal pendakian kami juga menemui beberapa tanaman arbei yang berbuah matang, lumayan buat menyegarkan badan dengan rasanya yang asem-asem segar.

Gambar : Buah Arbei
Untuk mencapai puncak dari surya kencana tidak terlalu lama, tidak sampai 1 jam bagi tim saya saat itu sepertinya. Diatas puncak seperti biasa, cuaca yang cerah memanjakan saya melihat lautan awan yang membentang luas. Hal yang luar biasa mengingat dibulan November banyak hujan padahal, dari puncak gede juga terlihat Gunung Pangrango serta kawah Gede yang mengeluarkan aroma khas belerang.

Gambar : Puncak Gunung Gede
Perjalan kami akhiri dengan turun via gerbang Cibodas, dan benar saja diperjalan ramai sekali pendaki lewat jalur ini, saya agak risih memang kalau terlalu ramai. Sebelum sampai gerbang kami juga menyempatkan mandi di air terjun Cibeureum, maklum selama mendaki belum pernah mandi. Keluar gerbang Cibodas kami sudah rapih tinggal menunggu Bus arah Bandung dan kembali beraktifitas. :Dej




Senin, 29 Juli 2013

Cara Upgrade Xperia

Upgrade Xperia kamu ke last firmware untuk mendapatkan fitur terbaru dan terbaik. Gimana cara upgrade? Ikuti tips kami:

1.Install “PC Companion” pada laptop/komputer kamu. Download di http://www.sonymobile.com/id/tools/pc-companion/
2.Hubungkan Xperia dengan komputer/laptop kamu
3.Buka “PC Companion” pada kompute rlalu akan muncul pop-up yang menyatakan tersedia update
4. Jika banyak data penting sebaiknya back up lebih dulu pilih back up dan restore
5.Ikuti langkah-langkah yang akan di beritahukan di layar komputer
6. Pastikan koneksi Internet kamu stabil dan baterai >60%
7.Ketika update selesai,akan muncul perintah untuk melepaskan kabel data
8.Nyalakan Xperia kamu, start pertama ini akan memakan waktu yang lebih lama dari start-up biasa
9.Selamat!!! Xperia kamu sudah mendapatkan update terbaru

Minggu, 23 Juni 2013

Delit, Bocah yang ditinggalkan ayah kandungnya

kisah perjalanan hidup delit dan ibunya penuh dengan lika liku, saat usia delit 2 tahun sang ayah tiba-tiba pergi setelah menceraikan bu dede, ibu delit. Bu dede adalah seorang wanita yang tegar,  perceraian tak lantas membuat bu dede jatuh terpuruk dan menghentikan hidup, ia lalu berangkat ke kota dan bekerja sebagai pembantu disana. Dari hasil bekerjanya, bu dede berhasil membangun sebuah rumah bilik sederhana yang lalu di tinggalinya bersama delit.

Pada saat delit berusia  7 tahun ayah delit kembali menemui bu Dede, dengan berbagai bujuk rayu akhirnya Bu Dede mau kembali membina rumah tangga bersama ayah delit hingga mengandung dewi, adik delit.
Pada saat usia kandungan 2 bulan ayah delit pamit untuk bekerja di bandung, kota asalnya. katanya dia mau mengumpulkan uang untuk persiapan kelahiran anak kedua mereka, sebuah niat baik yang lantas di dukung sepenuhnya oleh Bu Dede. Berangkatlah ayah Delit ke bandung untuk bekerja.

Sebulan, dua bulan, tiga bulan hingga akhirnya 4 bulan berlalu. ayah delit telah pergi dan tak pernah sekalipun memberikan kabar, sementara kehidupan delit dan bu dede sudah serba kesusahan, mereka butuh uang untuk kebutuhan makan sehari-hari.  Bu Dede mengirim surat ke alamat keluarga sang suami di bandung, bertanya kabar dan menceritakan bahwa dia sudah tak lagi menyimpan uang untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Surat balasan tak kunjung datang, suami yang di nantipun tak kunjung pulang membawa uang untuk resiko sehari-hari, sementara usia kandungan pun semakin besar. Sampai pada suatu hari sampailah ke hadapan bu dede surat cerai dari suaminya, hanya suratnya saja. Di akui bu dede itulah saat terberat dalam hidupnya, hatinya hancur, dia merasakan sedih yang luar biasa saat penantian dan harapan nya selama 4 bulan itu di bayar dengan kekecewaan, dengan surat cerai. (Bu dede pun menangis saat kisah nya yang mengalir sampai ke bagian ini).

Dalam kondisi hati yang hacur Bu Dede kembali ke kota untuk bekerja di rumah makan, tapi hanya 2 bulan, rumah makan lalu tak mengizinkan ia bekerja dengan perut yang besar. Bu Dede pun pulang ke rumah hingga melahirkan Dewi. Naas,  setelah melahirkan dewi matanya tidak lagi bisa melihat jelas hingga sekarang. Karena tak ada lagi yang mau mnerima ia bekerja dengan mata seperti itu akhirnya Bu Dede bekerja sebagai pemulung rongsokan. Ia menyusuri kampung sambil sedikit meraba-raba mencari rongsokan yang bisa ia jual, saat udara panas dia sering terduduk, kepalanya tiba-tiba terasa sakit.

Delit tak tinggal diam, setiap hari sepulang sekolah delit pergi untuk memulung rongsokan, lalu di gabungkan dengan hasil rongsokan ibu . mereka mendapatkan 20 ribu dalam seminggu dari hasil menjual rongsokan.  Merasa tak cukup,  setiap 2 kali dalam seminggu Delitpun pergi ke pasar untuk memulung sisa-sisa minyak kelapa dalam kompan. Tetes demi tetes dia kumpulkan dari banyak kompan sampai akhirnya terkumpullah sekitar 1 hingga dua kg di setiap aksi memulungnya. delit mendapatkan 5.000 rupiah dari setiap 1 kg minyak yang terkumpul.



Saat di tanya tentang keinginan nya untuk melanjutkan sekolah ke bangku SMA, Delit antusias menyambut, ibunya pun mendukung. Tapi ketika di tawari untuk masuk pondok prestatif Indonesia dan delit bersekolah di bandung semuanya terdiam.

Tak lama bu dede langsung  unjuk suara “yaudah atuh lit, delit pergi saja ke bandung buat masa depan delit. jangan khawatir mamah mah ga apa-apa, yang penting cita-cita delit tercapai, udah sana berangkat”. Tegas dan lantang sekali Bu Dede mengucapkan hal ini. Dari balik kacamata tebalnya terlihat tetes-tetes air mata keluar.



“delit mah lebih baik ga sekolah daripada harus ninggalin mamah”. Ujar delit sigap dengan nada sedih, matanya nampak kosong.

"Ibu ikut saja ke Bandung bareng Delit gimana?" tanyaku.."
trus Ibu makan darimana? Naudzubillah kalau ibu harus makan tanpa bekerja, Ibu ga mau meminta-minta" ucap Bu Dede lagi sambil menangis."
Ibu bisa bekerja di pondok, menyiapkan makanan untuk anak-anak atau membersihkan rumah agar tetap bersih dan sehat" 

Kiki, Bocah 12 Tahun si Tulang punggung Keluarga


Tubuh kecil dengan mata merah itu nampak tengah asyik bermain di masjid sebelum sang guru ngaji datang untuk mengajar. Kami memanggilnya dari balik kaca, ia pun bergegas keluar menemui kami sambil tak mengerti apapun.

Kiki namanya, di antar salah satu relawan kampus peduli bocah laki-laki ini langsung menemui guru ngajinya untuk meminta izin tak ikut pengajian malam itu. Ia mengantarkan kami menyusuri jalanan kecil nan gelap menuju rumah biliknya di kampung cihideung sasak garut. Dengan baju agak basah karena gerimis ia mengetuk pintu rumah dan memanggil-manggil nama neneknya, mak juah.

Kiki kini berusia 12 tahun, sejak berusia 3 bulan kiki sudah ditinggal kedua orang tuanya untuk merantau ke sumatra, sejak pergi hingga kini tak terdengar lagi kabar tentang orang tua kiki, entah masih hidup atau sudah tiada. Kiki di rawat oleh nenek kesayangan nya  yang kini sudah renta dan sakit-sakitan,  bahkan susah untuk berjalan.

Untuk hidup, sepulang sekolah Kiki langsung bekerja. Pada musim alpukat ia berangkat ke kebun-kebun warga untuk mencari alpukat rontokan, alpukat rontokan dengan berbagai kondisi ini biasa orang beli dari kiki dengan harga murah, tak jauh dari 5 ribu rupiah. Ketika musim alpukat habis kiki beralih pekerjaan menjadi pencari kayu bakar di bukit yang letaknya cukup jauh, sehari ia bisa mengumpulkan kayu bakar dan di jual seharga 3 ribu rupiah.



Dengan hasil bekerjanya ini kiki bisa membeli beras, kiki sendiri yang langsung memasak beras menjadi bubur yang hanya di bumbui garam. Bubur inilah yang menjadi santapan kiki bersama mak jua setiap hari.

Pertemuan dengan kiki malam itu sungguh sangat berkesan bagi kami. Kekuatan, keteguhan dan keterampilan kiki untuk mengelola kehidupan yang seberat itu sangat patut di acungi jempol. Dalam hal ini kiki dengan usianya bahkan jauh lebih hebat dan pintar di bandingkan kami. 



Alhamdulillah kiki siap hijrah ke bandung dan bersama dengan anak yatim hebat lainnya menjadi  santri pondok prestatif indonesia. Pondok prestatif Indonesia (PPI) adalah salah satu program post pendidikan kampus peduli yang mengumpulkan  anak-anak yatim dhuafa bermental hebat dari berbagai pelosok di indonesia, di PPI ini anak-anak yatim akan di bina dengan konsep tauhidpreneur dimana selain menjadi sholeh ditargetkan jiwa-jiwa kepemimpinan, kemandirian, kepedulian dan kelembutan hati  muncul pada diri anak-anak yatim ini dan menjadi karakter yang kuat. bismillah..

Sabtu, 22 Juni 2013

Rabu, 19 Juni 2013

Kisah Hidup Itoh dan Emaknya


Seorang gadis kecil berkerudung putih muncul dari balik pintu segera setelah kami mengetuk dan memanggil namanya, “itoh”. Itoh adalah panggilan untuk siti masitoh, gadis 12 tahun yang kini hanya tinggal bersama neneknya di sebuah rumah kecil berbilik bambu. Nenek rentanya kini tak lagi dalam kondisi yang sehat, ia menderita asma yang parah di tambah dengan penyakit-penyakit orang tua lain yang menghinggapi dirinya. Itoh sigap sekali menyiapkan air panas dalam gelas-gelas kaca dan menghidangkan nya untuk kami, padahal kami melarang nya berulang kali.

Itoh yang baru lulus Sekolah Dasar ini adalah seorang anak yang tangguh. selain sekolah, untuk menghidupi sang nenek dan dirinya itoh bekerja ke pegunungan di sekitar puncak darajat garut. Ia mengais sayuran sisa-sisa panen  seperti keciwis dan kentang lalu menjualnya dengan harga murah ke pengepul disitu. untuk mencapai lokasi memulung sisa panen itoh harus menempuh perjalanan sekitar  satu jam dengan berjalan kaki. selain kegunung itoh juga kadang di minta bantuan oleh warga untuk memanen buah dengan memanjat pohon atau mencuci pakaian tetangga sebelum berangkat ke sekolah.



Selama hidup itoh belum pernah melihat ayahnya, sang ayah telah pergi tanpa kabar sejak itoh di dalam kandungan. Setelah lahir itoh di asuh oleh neneknya, sedang sang ibu tinggal bersama suami dan keluarga yang baru.

Itoh pernah di tayangkan di program orang pinggiran transTV  pada juni 2012 lalu, Alhamdulillah ada bantuan cukup besar yang itoh dan neneknya terima dari situ, sebagian di gunakan untuk memperbaiki gubuk reot mereka, sebagian lagi di gunakan untuk sekolah, beternak bebek, membayar hutang ke warung dan biaya pengobatan nenek di  Rumah sakit Garut.

Sang ibu datang ketika bantuan datang, tapi lalu beranjak pergi lagi 4 bulan kemudian setelah dana bantuan habis. hari itu itoh menangis, dengan wajah sumringah itoh berkunjung ke rumah sang ibu, tapi naas rumah ibu sudah kosong. tetangga menceritakan bahwa ibu itoh sudah pindah entah kemana, ia tak meninggalkan alamat atau pesan untuk itoh sama sekali. Sejak kejadian pergi 8 bulan lalu itu ibu itoh tidak lagi memberikan kabar hingga sekarang. dan itoh kembali melanjutkan hidup bersama nenek tercinta di rumah bilik yang tanahnya masih numpang ke orang lain.

Sang nenek juga tak tinggal diam, saat badan nya sehat dia juga bekerja menjadi buruh memotong rumput, memelihara ternak dan memasak di rumah. Tapi saat sakit seperti sekarang  itohlah yang mengambil alih semuanya. Di depan rumah nampak ada kayu-kayu besar yang tengah di pecah dengan golok,  kayu2 itu di pecah agar lebih mudah di gunakan sebagai suluh untuk masak. Saya Iseng bertanya “siapa yang mencari dan memecah kayu nya toh?” spontan itoh pun menjawab “itoh atuh ka, emang mau siapa lagi?”saya terdiam, merinding mendengar jawaban nya. kehidupan berat yang di hadapi Itoh telah membentuk Itoh menjadi anak yang kuat, tangguh dan dewasa.



“itoh siap berangkat ke bandung untuk sekolah dan masuk pondok prestatif indonesia?” tanyaku sambil menatap itoh dalam-dalam. Itoh menunduk, agak lama lalu dia menjawab. “itoh siap, tapi bagaimana nasib emak disini? Keluarga emak yang lain sudah tidak peduli, kalau emak sakit juga ga pernah ada yang datang untuk menjenguk, kata emak mungkin takut kalau nanti ‘katempuhan’ biaya berobat”.

Tatapanku beralih ke nenek 70 tahun yang nampak sesak dengan asmanya, matanya basah. “Mak ikut juga ke bandung ya? tetep tinggal dengan itoh disana” pintaku lirih.. si nenek tersenyum dengan mata yang masih basah, “ Emak mah bagaimana baiknya saja, kalau harus ikut dengan itoh ke Bandung ya hayu, Emak siap. Tapi kalo sekiranya jadi penghalang untuk kemajuan itoh maka Emak mah di tinggal disini sendirian juga ga apa-apa, jangan khawatir, insya Allah bisa.” Begitu kira-kira terjemahan bebas dari apa yang di sampaikan nenek.

Tak bisa menahan tangis, air mata saya mengalir tak terbendung, saya usap bahu si nenek lalu bilang perlahan “Emak ikut ke bandung, Demi Allah saya ga akan membiarkan Emak sendiran di sini”..
resep donat empuk ala dunkin donut resep kue cubit coklat enak dan sederhana resep donat kentang empuk lembut dan enak resep es krim goreng coklat kriuk mudah dan sederhana resep es krim coklat lembut resep bolu karamel panggang sarang semut

Copyright © Deja Area | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net      Up ↑